Kelompok 5 LH01

Kelompok 5 LH01

Minggu, 09 November 2014

Laporan Kegiatan Biopori - Tegar Prasetio


Nama : Tegar Prasetio
NIM   : 1801432223

         Saya Tegar dan teman teman kelompok CB saya, Rifaldi, Frans, Anugerah, Fadhlan, dan Jeremy telah melaksanakan kegiatan biopori di SMK BIM Jakarta. Di sana kami membuat 10 lobang biopori. Biopori itu kami tempakkan di sepanjang selokan kering yang berada di depan kelas. Menurut penjaga sekolah sekolah itu sering kali tergenang air apabila terjadi hujan. Diharapkan biopori yang kami buat bias membantu mengatasi masalah tersebut.
          10 lubang biopori kami buat sedalam 100cm dengan jarak antar biopori adalah 1m. Ada sedikit kendala ketika kami membuatnya, salah satunya adalah adanya batu pondasi yang menghambat kami dalam melakukan pengeboran, dan juga tipe tanah liat yang keras. Alat yang kami gunakan pun tidak hanya bor biopori, tapi juga linggis untuk menghancurkan batu yang ada di dalamnya. 10 lubang biopori kami kerjakan dalam 1 hari dari pukul 9 pagi sampai 4 sore.
            Dalam pelaksanaan realnya kami juga mengajak seorang masyarakat untuk membuat 1 lubang biopori. Disana kami berikan pengarahan tentang tata cara pembuatan biopori. Tidak hanya itu kami juga memberitahu manfaat membuat biopori.

Foto-Foto Kegiatan :






Sabtu, 08 November 2014

Laporan Kegiatan Biopori - Frans Yonatan

Nama : Frans Yonatan
NIM : 1801403785

Mata kuliah Character Building bekerjasama dengan Organisasi Teach For Indonesia mengadakan suatu program/kegiatan sosial yang area cakupan kegiatannya berlokasi di wilayah palmerah, Jakarta Barat. Kami sebagai mahasiswa juga mendapakan kesempatan untuk dapat melaksanakan kegiatan sosial tersebut. Dari banyak bidang dalam kegiatan sosial tersebut, seperti kegiatan membuang sampah, PAUD, Bimbel dan Biopori. Saya dan kelompok saya bertugas di bidang pembuatan lubang biopori.
Lubang resapan biopori adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah. Teknologi sederhana ini kemudian disebut dengan nama biopori.(Wikipedia Bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Biopori).

Setelah melakukan beberapa kali pemantauan ke beberapa lokasi, kami akhirnya menemukan lokasi yang cocok, yakni SMK BIM, yang berlokasi di Jl. Meruya Ilir Komp. PQT Blok A Srengseng Kembangan, Jakarta Barat. Dan setelah berkomunikasi sekaligus meminta izin kepada pihak sekolah maka. Pada hari minggu, tanggal 2 November 2014 kami melaksanakan kegiatan membuat lubang biopori tersebut. Lubang biopori yang kami buat adalah sebanyak 10 buah. Dari pukul 09.00 pagi kami telah berkumpul disekolah tersebut. Kami pun mulai mempersiapkan alat-alatnya, diantaranya : bor besi non-elektrik, pipa paralon, penutup pipa paralon, palu, paku, dan linggis. Dengan bantuan seorang staff dari sekolah tersebut, kami ditunjukkan daerah yang dapat dijadikan sebagai lahan untuk membuat biopori. 
Dan kami pun langsung memulai pengeboran lubang biopori pertama, dengan menggunakan bor, yang harus diputar secara manual. Kami melakukan pengeboran secara berganti-gantian. Selagi beberapa anggota kelompok melakukan pengeboran, 1 atau 2 orang anggota lainnya membolongi penutup pipa dengan paku dan palu. Tahap membolongi penutup pipa cukup sulit dilakukan karena penutup pipa cukup keras, dan ini cukup menyita waktu. Tetapi syukurlah karena ada tukang disekolah tersebut yang bersedia membantu membolongi penutup pipa tersebut. 
Dalam pengeboran tanah, saya seringkali menemui bekas semen atau batu yang sulit untuk dihancurkan dengan bor manual, yang akhirnya memaksa saya untuk menghancurkan bebatuan tersebut atau mencari lahan lainnya, begitu juga anggota kelompok lainnya memiliki kesulitan yang sama. Untuk menghancurkan bebatuan tersebut kami menggunakan linggis, sebelumnya kami juga mencoba menggunakan palu untuk menghancurkan bebatuan tersebut sampai palu yang kami gunakan patah. Dan untuk mempermudah pengeboran tanah kami menambahkan sejumlah air di tanah yang akan di bor.
 Membuat satu lubang saja sangat sulit untuk dilakukan, dan menyita waktu beberapa lama dan juga menghabiskan tenaga, untungnya ini dilakukan bersama-sama sehingga tidak terlalu berat untuk dikerjakan. Untuk mengatasi kelelahan kami beristirahat sejenak secara bergantian. Setelah lubang selesai di bor, tahap selanjutnya adalah memasukan pipa paralon kedalam lubang, dan kedalam pipa paralon tersebut dimasukan beberapa sampah organik seperti dedaunan kering, sebagai penghasil kompos. Dan kemudian pipa paralon di tutup dengan penutup pipa paralon. Dan dalam pembuatan lubang biopori, seorang yang bernama Yogi juga ikuserta mengerjakannya, kamipun memberikannya instruksi-instruksi cara membuat biopori. Setelah berjam-jam bekerja, akhirnya 10 lubang biopori selesai dibuat. Dan dengan jerih lelah kami selesai mengerjakan nya sekitar pukul 4 sore. 
Foto-Foto Kegiatan :




Laporan Kegiatan Biopori - Rifaldi

Nama : Rifaldi
NIM : 1801398835


                Biopori adalah lubang resapan, manfaat biopori terdiri dari resapan air bisa untuk menyuburkan tanah dengan cara kita masukan sampah organic ke dalam lubang untuk di buat kompos. Alat-alat biopori terdiri dari bor untuk membuat lubang biopori, linggis apabila ada batu, air untuk melunakan tanah, dan paralon beserta tutup buat pondasi biopori. Bisa saja kita membuat biopori dengan cara daur ulang dari botol air aqua di potong menjadi 3 dan di sambungkan.

                Saya dan kelompok saya membuat biopori pada tanggal 2 November 2014, hari minggu jam 9 pagi di SMK BIM yang bertepatan di sekitar gang u. Kami memilih sekolah tersebut karena paud sebelumnya dan daerah sekitar tidak ada lahan untuk membuat biopori jadi kami memutuskan membuatnya di SMK BIM, dan kami kirim surat kepada pihak yang disetuji dan kami siap dengan senang hati kami melaksanakannya. Sebelum kami bikin biopori kami mencari masyarakat untuk berpatisipasi ikut serta dalam membuat biopori dan kami mencari masyarakat dan menemukan seorang pemuda bernama yogi. Lalu kami pergi langsung menuju SMK BIM untuk membuat biopori dan kami membawa semua perlengkapan dan alat-alat yg di butuhkan. Setelah kami sampai di SMK tersebut kami langsung membuat di selokan/parit yang di sarankan oleh pihak sekolah, dan kami banyak mendapat kendala seperti batu dan semen yang harus di pecahkan, tetapi kami tetap semangat membuat biopori tersebut, tahap demi tahap kami lakukan, agar biopori yang kami buat bermanfaat, bila hujan air di selokan/parit dapat mengalir ke lubang resapan yang kami buat. Dan kami mengajak masyarakat yang bernama yogi tersebut ikut serta dalam biopori. Sebelum yogi ikut serta dalam biopori kami memberi tau apa kegunaanya biopori bagi lingkungan sekitar dan tanah dan tahap-tahap membuat biopori dan alat-alat yang di butuhkan. Dan pada kegiatan ini kami pun menyempatkan waktu untuk berfoto besama.

Foto-Foto Kegiatan :



Laporan Kegiatan Biopori - Fhadhlan Oktavansa

Laporan Pembuatan Biopori

Nama : Fhadhlan Oktavansa
Nim    : 1801449464

Pendahuluan

 Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk karena aktivitas organisme di dalamnya, baik berupa akar tanaman, cacing, maupun hewan-hewan lainnya. Lubang-lubang dalam ukuran sangat kecil tersebut terisi udara dan dapat menjadi tempat berlalunya air. Semakin banyak lubang-lubang tersebut, maka semakin besar kemampuan tanah untuk meresapkan air di atasnya. Dengan demikian, potensi terjadinya banjir dan genangan dapat dikurangi. Dari pengertian tersebut, tentu saja biopori hanya dapat terbentuk secara alami, yang bisa kita lakukan adalah bagaimana caranya untuk memperbesar kemungkinan terciptanya biopori tersebut. Cara yang dilakukan adalah dengan membuat lubang resapan biopori. Secara awam lubang resapan biopori disebut dengan biopori saja. Penyebutan ini memungkinkan banyak orang keliru mengira bahwa biopori adalah lubang buatan itu, padahal sebenarnya biopori adalah lubang-lubang kecil yang terbentuk secara alami karena dibuatnya lubang tersebut.  

Isi
              Kami membuat biopori ini hari minggu tanggal 2 November 2014 dari kira-kira jam 09.00-16.00. Kami membuat biopori di SMK BIM Jakarta Barat.  Bahan yang dibutuhkan untuk membuat biopori adalah bor biopori, pipa (kelompok kami sepanjang 75cm), tutup pipa/dob dan bahan tambahan seperti linggis, paku, dan palu. Pertama-tama kita mencari tanah mana yang bisa untuk dibuat biopori. Setelah menemukannya, kita langsung membuat lubang dengan bor  biopori. Beri sedikit air agar memudahkan saat melubangi tanah tersebut. Saat sedang melubangi tanah, biasanya ada kendala yaitu adanya batu atau semen. Jadi kita gunakan linggis untuk menghancurkannya dan melubanginya kembali. Setelah dilubangi sekitar 75cm, barulah pipanya kita masukkan. Lalu kita bisa tambahkan daun-daun kering didalam pipa tersebut. Setelah itu tutup pipa tersebut dengan tutup pipa/dob yang sudah dilubangi. Kami membuat biopori sebanyak 10. Dan seseorang yang bernama Yogi turut bersedia membuat lubang biopori bersama kami. Membuat biopori sangat membutuhkan tenaga yang banyak untuk melubangi tanahnya.

Kesimpulan
              Kesimpulan yang saya ambil yaitu membuat biopori adalah hal yang perlu untuk membuat resapan air. Jika tidak ada biopori, mungkin wilayah tersebut bisa mengalami banjir dan akan tersumbat

Saran

              Saran saya jika ingin membuat biopori yaitu carilah lahan yang tanahnya tidak diatas batu atau semen. Karena jika saat melubangi ada batu atau semen pekerjaan kita bisa terhambat karena kita harus menghancurkan batu atau semen tersebut dengan linggis.


Foto-Foto Kegiatan :



Laporan Kegiatan Biopori - Jeremia Fabian

Nama : Jeremia Fabian
NIM : 1801450863
Hari/Tanggal : Minggu/ 2 November 2014

       Pada hari minggu, 2 November 2014 saya dan kelompok saya kelompok 5 kelas LH01 melakukan kegiatan membuat lubang untuk biopori sebanyak 10 buah. Membuat 10 lubang biopori tidak mudah karena tanah nya kering dan agak gersang sehingga harus mengebor sambil diberi sedikit air agar tanah nya lunak. Setelah banyak usaha yang dilakukan, dan beberapa kali gagal karena tanah nya terhalang semen/ bebatuan sehingga harus mencari tempat lain agar bisa membuat 10 lubang, akhirnya 10 lubang pun berhasil kami buat. 
          
         Dan nilai Pancasila yang dapat ditemukan dan diimplementasikan dari kegiatan tersebut  adalah nilai yang terdapat pada sila ke-3, yaitu sila Persatuan Indonesia. Kita harus bersatu walaupun berbeda suku, agama, ras, dll. Kelompok kami memiliki beragam ras dan agama tetapi kami tetap bersatu untuk menyelesaikan tugas ini.

Foto-Foto Kegiatan :


Laporan Kegiatan Biopori - Anugerah Syarif Maulana

Laporan Kegiatan Biopori

oleh:

Nama       : Anugerah Syarif Maulana
NIM         : 1801446600

            Kegiatan yang dilakukan hari ini adalah membuat lubang biopori 10 buah.Hasil hari ini ialah berhasil membuat 10 buah lubang biopori. Pengalaman berkesan yang saya dapat adalah mencoba mengebor tanah secara manual, jadi saya harus terus memutarnya sampai cukup dalam untuk di masukkan pipanya, dan kita juga harus sabar, karena tidak semua tanahnya seluruhnya tanah, tetapi ada yang didalamnya ada bebatuan, jadi kami harus menghancurkan batunya dulu dengan linggis lalu mengebornya lagi, dengan keringat yang bercucuran kami terus mengebornya sampai cukup dalam, dan itu dilakukan 10 kali karena kami harus membuat 10 lubang biopori. Dan setelah semuanya selesai kami semua sangat merasa lega. Itulah pengalaman yang paling berkesan hari ini.
      Pembelajaran yang bisa dipetik adalah kita harus bersabar menghadapi suatu halangan. Nilai Pancasila yang diterapkan adalah nilai Persatuan Indonesia dari sila ke-3, yang dimaksud Persatuan Indonesia ialah kita harus bersatu walau berbeda suku, agama, ras, daerah, dll. Di kelompok kami ada yang berbeda daerah, agama, dan suku, tetapi kami tetap melakukan tugas sebagai suatu kesatuan, kami saling membantu sama lain walau kami berbeda-beda.

Foto-foto kegiatan:



 

(Foto mengebor tanah untuk lubang biopori oleh Anugerah Syarif Maulana.)





Dokumentasi Kegatan

Lokasi : SMK BIM, Jakarta Barat



 

Peralatan dan Bahan


  

Pengeboran Lubang Biopori







 

Memlubangi Tutup Pipa Paralon




Memasukan Pipa Paralon dan Memasukan Sampah Organik

  
 


Menutup Pipa Paralon










Hasil